Assalamualaikum :)
lama sekali rasanya aku tak membuka catatan luapan hati ini, yang bisa menyegarkan pikiran agar kembali dingin menenangkan. yah..begitulah kita hidup, akan selalu bertemu dengan cerita-cerita yang mengandung masalah dan hikmah. sehingga kita mau belajar dan bisa menceritakan kehidupan kita sendiri. ah sudahlah, terlalu mendramatisir, sok serius :D
aku yang sekarang, sedang menjalani hubungan yang indah dengan si dia, perempuan manis periang itu. oleh karena itu, aku berniat menabung, untuk meyakinkan ibu nya tentang hubungan ku dengan putri cantiknya. saat aku bertamu di rumahnya, ibunya selalu bertanya padaku bagaimana kelanjutan tanggung jawabku. yaaa...hanya kujawab dengan doa dalam hati, bismillah jika Tuhan memberi jalan akan kupinang segera, tak peduli usiaku masih muda dan ganteng sekali ini. sambil pelan-pelan bilang "enggeh buk", penuh senyum deg degan. selesai bertamu aku pulang dengan kebingungan, bertanya pada diri sendiri, tabunganku bisa nyampek banyak gak ya, pekerjaan ku yg sperti ini apa bisa diterima sedangkan aku belum mapan, aku belum berpengalaman banyak sebagai laki-laki yg kerja keras, bisa membetulkan rumah, mesin, dan alat-alat lainnya. lalu pada siapa aku belajar kalau aku sudah memiliki pasangan sah, padahal dulu ingin sekali berjuang melebihi perjuangan ayahku. bingung sekali. tapi aku ingin agar aku tak berdosa karena perasaanku pada si gadis itu. ingin sesuai ajaran agama, ya meskipun aku juga belum hafal surat-surat al-quran. tapi yakin bisa menjadi imam yang terbaik untuk si gadis murah senyum itu.
Hari-hari bersamanya kunikmati dengan santai. alhamdulillah komunikasi lancar. kadang dia sampai capek, cuek, sok gak peduli, marah, lalu di tinggal tidur. itung-itung melatih kesabaran ku agar belajar menasehatinya hehe..
aku akan selalu melindunginya. takkan merubah apapun darinya, yang penting saling terbuka.
aku akan selalu melindunginya. takkan merubah apapun darinya, yang penting saling terbuka.
Semakin lama hubungan ini harus semakin serius. tapi sebentar lagi dirimu masuk kuliah. kesibukan mu akan mulai bertambah, aku tak akan menambah keletihanmu nantinya. apapun akan kubantu demi kuliahmu. sambil mengumpulkan rejekiku untuk masa depan kita.
Seusai kuliahmu lulus, bila diberi kelancaran urusan, aku berniat datang ke rumahmu untuk 'memintamu'. sampaikan maaf ku pada ibumu bila ini semua terlalu lama. aku juga ingin memiliki rumah sendiri nantinya, tapi ayahmu sudah membuatkan rumah untukmu dan calon pasanganmu.aku menghormati usaha ayah ibumu, maka aku tetap menerima untuk tinggal di rumahmu dan dekat dengan ayah ibumu, semoga kita berjodoh ;)
wassalamualaikum :)
Waalaikumsalam ;)
BalasHapussayang sekali kalimat terakhirnya nggantung, boleh diganti?hehe
BalasHapus"bila kita berjodoh" harusnya diganti dengan kalimat doa "semoga kita berjodoh" :D
baiklah nanti tak edit doa nya :D
BalasHapus