Dirimu...yang selalu membuat hatiku melembut karena senyummu..,
ijinkan aku untuk bercerita tentang beberapa doa pada Sang Esa, doa ku untuk mu..
tak pernah terlihat sedikitpun semangatmu runtuh di tiap harimu, sekalipun kau mengabarkan keluhan kepada ku, aku tau dirimu akan kembali berdiri, mengerjakan semua hingga terselasaikan.
perlahan aku bisa merasakan kesabaranmu itu, aku salut dengan dirimu ! aku ingin seperti dirimu, mencoba merubah dan menata apa yang masih "semrawut" pada kesibukan hariku.
menjadi displin, tepat waktu, rajin dan tak bermalas - malasan lagi, yah..dalam segala hal. sebenarnya aku sudah sadar sudah terpikir mana yang harus aku perbaiki, tetapi konsistensi nya belum bisa tercapai, kudu belajar sampai bisa menjadi kebiasaan. terkadang aku malu dengan dirimu, apa-apa kau yang repot-repot mengingatkan ku, saat-saat itulah malah yang membuatku kesal, kesal pada diriku sendiri. kenapa aku tak bisa melakukan nya sendiri?!
harus nya aku yang akan menjadi contoh untukmu kelak. dan semangatmu adalah semangatku. tapi, yang aku ingin perjuangkan adalah aku bisa menjadi penyemangat dirimu di kala kau sedang lelah dalam segala hal, lelah fisik, pikiran, dan hati. aku mulai belajar bertanggung jawab atas dirimu.
aku tau suatu hari nanti dengan ijin takdir Allah aku akan menjadi seorang pemimpin, seorang kakak yang menghiburmu, seorang suami yang mendampingi hidupmu, ayah dari anak-anakmu, dan imam mu..(berlebihan iki :D )
sesekali aku ingin kita bisa bersantai bersama di sebuah teras depan rumah mu, sambil minum es ting ting yang kau ceritakan dulu, menikmati senja balik kebun rumah mu, menceritakan kelelahan pada awal siang yang seru, hingga mahgrib tiba dan bergegas bergantian berwudhu..:D
banyak yang harus di perbaiki dari diri kita masing-masing, pemahaman-pemahaman yang harus kita pelajari saat kita bersama berjalan. sedih ataupun senang, keduanya Allah yang menciptakan. tentunya kita harus bersyukur terhadap apapun yang sedang kita rasakan. sungguh Dia lah yang membolak balikan hati hamba-Nya.
aku senantiasa merajuk pada-Nya untuk memintamu. menjemputmu dengan doa-doa setelah shalatku. mungkin kita tak selalu saling bertatap muka, namun doa-doa kita saling bertemu setiap harinya.
bersabarlah, percayalah..
mudah bagi-Nya membuat kita bertemu, tak hanya bertemu namun juga disatukan.,:)
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus