Kamis, 13 November 2014

spesial 365 days

Assalamualaikum :)

   Salam bangga buat semua orang yang suka menulis (atau mengetik hehe) cerita-cerita nya sendiri.
dan salam spesial "365 days" buat seorang 'adek ku' yang makin rajin dan manis. masih setahun kita saling menemani dan berbagi, padahal selamanya ingin begitu, aamiin :)

   Aku sekedar ingin mendiskripsikan diriku sendiri, instrospeksi seperti apa aku menilai diriku. ada yang ingin kuungkapkan tapi tak tau apa yang mau diungkapkan. apa aku ini tipe pemikir, long thinker? seringnya sih iya. tapi entah kenapa aku seperti itu, sebenarnya ini membuat aku takut sendiri. Memang semua orang memiliki masalah, dan akupun harus menyelesaikannya dengan baik. dan yang aku pikirkan itu tentang masa depan, bil khusus masa depan kita, bersamamu.

   Aku mulai merencanakan segala sesuatunya melalui doa-doa. yang ku utamakan adalah bersyukur dan minta ampunan. alhamdulillah diberi kesempatan pekerjaan yang baik, bertemu teman2 yang seru, sehingga bekerja menjadi betah. tapi aku juga banyak salah dan kekeliruan. seringnya aku boros memakai uang hasil kerja. lalu aku mulai sadar, disitu aku memikirkanmu. "kalau begini caranya, jika kita sudah hidup berdua pasti belum cukup memenuhi kebutuhan". aku mulai berhemat sekarang. dan berharap bisa mendapatkan pendapatan yang lebih untuk ku tabung, semoga bisa jadi modal usaha, atau modal materi untuk "datang" ke rumahmu bersama keluargaku.

   Sungguh sungkan aku ingin berkata, karena dirimu sudah sangat pengertian padaku. Jadi begini, ketika kita sedang jalan bareng, entah pergi berdua kemana saja, maafkan bila aku kadang tidak bisa mentraktirmu, karena ada ruang kosong dibalik saku kemejaku, juga dompetku. bukan aku berniat tidak mengisinya, tapi aku berharap memenuhi dulu ruang kosong di dalam kotak tabunganku, yang sudah tersegel tulisan 'untuk menikah'.

   Yah, yang ku kejar dihidupku adalah selalu bersamamu di jalan-Nya. semoga dengan begitu kita akan saling membutuhkan cinta yang suci sejati, dalam keadaan hati yang bagaimanapun rasanya. sementara aku sudah mulai berhemat, dan selalu ada saja godaan. harga-harga barang dan makanan malah mulai naik, ditambah ada saja kebutuhan sehari-hari yang diperlukan. pengeluaran pun terjadi tak terduga. lalu aku bingung mengabari dirimu jika sedang ngbrol santai berdua. "itu rupiah ditabung semua apa gimana, kok isi sakumu jadi tak tersisa!", yah..entahlah ku jawab apa.
semoga jika waktunya selesai, akan terasa seperti hari raya, hari raya bebas dari tanggungan..

   Kemudian kita siapkan semua tentang persiapan hidup kita berdua, yang baru. nanti tiba saatnya aku akan jadi teman, kakak, suami, ayah, pendamping hidupmu yang sah selamanya. percayakan padaku, jika kau mau, pasti kumampu.

Itulah semua yang aku pikirkan mulai sekarang.

1 komentar: